Monday, January 7, 2013

Cerita Hati, by Bernard Batubara & friends

Fuh fuh fuh... *tiup-tiup debu*

UHUK UHUK...
HATCHIM! HATCHIM!

Idih, gile juga, ini blog ga gue urusin udah lama banget. Kalo diliat-liat post terakhir bulan Agustus... *ngitung* berarti udah 4-5 bulan gue ga nengokin blog ini. Ciyan. *pukpuk*

Mau post apa juga bingung sebenernya. Dulu sih masih sering nulis, sekarang mah boro-boro. Hm, gimana kalo tentang book that i've read recently? Yaudalah gapapa daripada ga ada yang ditulis.

Oke, jadi judul bukunya adalah *drumroll*...... Cerita Hati. And the authors of this book are Bernard Batubara (@benzbara_) and his friends. Tagline di bagian cover bukunya, emm, tagline bukan ya? Ya pokoknya tulisan di bawah judul bukunya, "Ini Cinta Pertama".

Cinta pertama, menurut kalian, jenis cinta yang kayak apa sih? Kalo di buku itu sih banyak macemnya dari masing-masing cerita orang.
Ada yang bilang, cinta pertama itu, cinta yang pertama kali dirasain, seperti waktu masa-masa sekolah.
Ada yang bilang, cinta pertama itu, cinta yang ga mesti pertama kali terjadi, tapi bisa terjadi saat jatuh cinta ke orang yang ke-sekian.
Yah, banyaklah versinya.
Ada yang cerita tentang indahnya saat dia ngerasain cinta pertamanya.
Ada yang cerita tentang bagaimana pahitnya saat dia harus melepas cinta pertamanya.
Ada yang cerita tentang cinta pertamanya yang bener-bener merupakan cinta sejatinya.
Ada yang cerita tentang betapa dia ga bisa ngelupain cinta pertamanya.
Dan lain-lain. Mau tau lengkapnya? Beli bukunya. *promosi*

Gue sendiri, kalo disuruh menyebutkan siapa cinta pertama gue, entah siapa. Karna gue secara pribadi pun ga bisa mendeskripsikan makna dari cinta pertama itu. Kok gitu? Iyalah, buat apa sih cinta dideskripsikan? Ga usahlah kita sebagai manusia yang gemar mengejar-ngejar cinta dari sesama manusia, mencoba melebih-lebihkan atau bahkan mengurang-ngurangi makna dari cinta itu. Mau cinta pertama, mau cinta monyet, mau cinta buta, atau apalah. Nikmati aja cinta yang datang dari sesama manusia sebagaimana mestinya. Nikmati dan jaga. Jangan terlalu disombongkan, jangan juga terlalu dikeluhkan.

Cinta, mencintai, dicintai, dan apapun yang berhubungan dengannya,
ga perlu dideskripsikan, cukup disyukuri :)

Tapi, semisal gue disuruh nyebutin siapa cinta pertama gue, sepertinya ada orang yang berhak mendapat gelar tersebut di hidup gue. Mungkin, gelar tersebut jatuh ke salah seorang rekan semasa sekolah menengah atas dulu. Cie yang nyadar dan ngerasa dirinya kesebut seneng tuh hahahahahaha :p yang tadi gue akui itu mungkin ya. Karna seperti yang gue sebutkan sedaritadi, gue sebenernya juga gatau, siapa orang yang bener-bener merupakan cinta pertama gue. Nah, pertanyaannya, kenapa kata cinta pertama itu jatuh ke rekan gue yang satu itu? Karena eh karena, dia pacar pertama gue, orang pertama yang bener-bener awalnya gue harap bisa jadi imam gue kelak walaupun kenyataannya ga kayak gitu. Orang yang sekarang ini berstatus sebagai temen biasa aja buat gue, yang dulunya pernah berstatus lebih dari temen biasa *halah*, yang sampe sekarang ini, kadang masih sering, apa ya bahasanya, gue pikirin? Ga dipikirin juga sih. Tapi tiba-tiba suka lewat aja di pikiran gue. Gue juga ga tau kenapa kayak gitu. Tapi ya begitulah. Cinta itu memang rumit, kawan. Semakin dipikirkan, semakin rumit. Itu kenapa gue bilang, nikmati, dan syukuri.

Cerita Hati, buku pertama yang gue tamatkan di awal tahun 2013. Menyusul buku karya Muhammad Assad, Sedekah Super Stories, yang sedikit lagi juga hampir tamat. Di urutan berikutnya, ada Chicken Soup for the Entrepreneur's Soul. Buat ngisi-ngisi waktu luang lumayanlah baca-baca buku-buku ini. Oh iya, bukunya si @benzbara_ ada satu lagi, judulnya Kata Hati. Gue udah baca juga dari lama. Next time kalo sempet dan kalo minat, gue bikin review tentang bukunya. Hahaha sok sibuk dan sok ga minat banget lu Din-_-

Sekali lagi inget, jangan pernah ambil pusing sama yang namanya cinta. Cukup dinikmati, dan disyukuri. That simple :)
eh btw, cinta pertama kamu, siapa?

Wednesday, August 22, 2012

Bukber Ramadhan 1433H

Setelah gue ingat-ingat, ini adalah buka puasa bareng temen-temen, yang gue lalui di bulan puasa tahun ini;

21 Juli -
22 Juli -
23 Juli -
24 Juli - bareng panitia RDK 2012 grogol&bekasi, di kampus bekasi {}
25 Juli -
26 Juli -
27 Juli -
28 Juli -
29 Juli -
30 Juli -
31 Juli -
1 Agustus - bareng kak Gunawan, kak Qutub, kak Ade, di Idola samping kampus {}
2 Agustus - bareng pengurus futsal 2011/2012 dan beberapa additional people, di D'Cost Seasons City {}
3 Agustus - bareng UKKI all batch dan anak-anak yatim, di kampus grogol {}
4 Agustus - bareng TI17, di rumah Ibnu {}
5 Agustus -
6 Agustus -
7 Agustus - bareng Yoan, Redy, Tari, Joko, di Urban Kitchen Central Park {}
8 Agustus -
9 Agustus -
10 Agustus -
11 Agustus -
12 Agustus -
13 Agustus -
14 Agustus - bareng PaskibTelkom dr angkatan 11-21, di D'Cost Seasons City =))
15 Agustus - bareng Yoan, Redy, Wihda, Tari, Joko...... di jalan :")
16 Agustus -
17 Agustus -
18 Agustus -
19 Agustus -

Alhamdulillah masih banyak waktu buat buka puasa bareng keluarga :)

Monday, August 13, 2012

Passion-ku, mungkin memang yang seperti ini...

Terkadang, apa yang kita mau, belum tentu dengan mudahnya bisa kita jadiin milik kita. Right?

Contohnya, jangan jauh-jauh, gue sendiri.
Dulu gue sangat mengidam-idamkan bisa jadi bagian dari fakultas ilmu komunikasi Universitas Padjajaran. I want it so bad. Gue usaha segala macem buat ngedapetinnya. Dan akhirnya, gue dapet. Gue diterima di sana. Tapi ga semudah itu gue bisa bener-bener masuk ke sana.

Bingung? Sesuai dengan post-post gue kurang lebih setahun yang lalu, keliatan segimana struggle-nya gue buat bisa jadi anak fikom Unpad. Well, if you want to know more, just search by yourself ya post gue tentang 'Unpad dan gue' ;)
Intinya, gue ga jadi masuk sana. Padahal ibarat kata, tujuan udah di depan mata. Tapi tiba-tiba kaki kita lumpuh, yang bikin kita ga bisa sampai ke sana. So pathetic. Dan akhirnya, here i am, gue sekarang menjadi salah satu mahasiswi di STIE Trisakti.

Jauh banget ya? Jawa Barat dan DKI Jakarta. Fakultas ilmu komunikasi dan fakultas ekonomi.

Sedih, mungkin. Tapi semuanya jadi ga berat setelah gue berusaha mensyukuri rejeki gue emang bukan di Unpad. Bahkan baru beberapa bulan masuk di TSM, alhamdulillah gue bisa ngerasa nyaman di sana karna lingkungan kampus dan temen-temen yang cozy. Bikin comfort-lah ibaratnya.

Mungkin ibaratnya, sedihnya gue kayak gini nih...

Mirip sama gue. I was supposed to be part of Universitas Padjajaran, til i realized that it's impossible at all.
Funny but sad, huh? Yeah, this is life. Tanpa kita sadari, terlalu banyak hal menyedihkan sekaligus menggelikan dalam hidup. Tergantung bagaimana kita nyikapinnya, it's your choice.

Oke lanjut. Hidup gue berjalan terus dan makin ke sini, gue sering ikut kegiatan-kegiatan dan kepanitiaan acara di kampus. Mari kita lihat...
  • Pertama masuk, gue ikutan UKM Futsal. Walaupun baru jadi anggota, tapi berhubung gue bisa dibilang lumayan aktif, beberapa bulan setelah gabung, gue sering dimintai tolong untuk nyebarin sms ini itu, atau dalam kata lain, jadi humas dadakan.
  • Di akhir semester 1, kurang lebih pas bulan Maret, gue daftar buat jadi Asisten Humas kampus gue. Alhamdulillah, diterima. Dan sampai sekarang gue masih menjadi tenaga kerja di sana.
  • Setelah itu, gue ikutan kepanitiaan acara tahunan kampus. Padahal pas daftar jadi volunteernya, diwawancara dulu buat ditentuin masuk ke divisi/bagian apa. Dan hasilnya, gue masuk divisi Humas & Publikasi.
  • Lalu, di pertengahan semester 2 ini, gue ikutan lagi rekrutmen kepengurusan Unit Kegiatan Kerohanian Islam di kampus. Di formulir pendaftarannya disuruh pilih mau masuk departemen mana, dan gue pilih departemen humas. Ada beberapa temen gue yang daftar departemen humas, tapi akhirnya ditempatin di departemen lain. Dan gue? Tetep masuk di departemen humas.

Praktek yang gue jalanin dalam dunia ilmu per-komunikasi-an emang kecil-kecilan. Tapi gue berusaha liat sisi positifnya di sini. Walaupun dulu gue gagal bisa mendalami ilmu komunikasi di kampus kota sebelah, gagal mempelajari lebih banyak tentang public relation atau dalam bahasa dikenal sebagai hubungan masyarakat atau disingkat menjadi humas, tapi dengan izin Allah, gue bisa belajar dari pengalaman kerja dan berorganisasi. Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa ilmu jauh lebih penting dari pengalaman. Buat gue? Enggak. Keduanya sama penting. Knowledges let you learn theoretically, while experiences let you learn practically. Keduanya semestinya seimbang.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, padahal kenyataannya ga ada yang nanya sama sekali, kenapa sih kok gue kayaknya passionnya tinggi banget di hal-hal kayak gini. Yang pernah nanya langsung ke gue sih bentuk pertanyaannya kayak gini: "kok lu seneng banget ikutan yang kayak begitu-begitu sih, Din?" atau "emang lu suka ilmu komunikasi banget banget atau gimana?" atau ada lagi pernyataan kayak gini, pernah dilontarkan secara langsung ke gue: "ah Dini mah ga jauh-jauh ya, ikut ini itu jadinya humas melulu."
baiklah, setelah dulu gue yang lulusan SMK Telkom sering disebut 'muka kabel' atau 'muka komputer' atau 'tukang antena', sekarang gue disebut 'muka humas' -_-

Jawabannya, gue suka hal-hal kayak begitu karna bisa komunikasi dengan macem-macem jenis orang. Gue bisa kenal banyak orang, bisa perbanyak jaringan. Ada kesenangan tersendiri yang gue rasain saat bisa berinteraksi dengan orang-orang yang beda-beda, mulai dari beda gender, beda angkatan, bahkan beda jabatan. Dan juga sebenernya nih ya, sebenernya, gue seneng sama hal-hal berbau humas itu buat ningkatin rasa percaya diri dari gue sendiri. Hmpft, bahkan buat mengakui alasan yang satu ini gue terlalu tidak percaya diri buat mengungkapkannya... Pokoknya untuk sekarang ini, gue selalu senang kalo dikasih kesempatan dan kepercayaan buat jadi humas atau apapun lah bahasanya.

Dan berhubung sudah mau jamnya berbuka puasa, gue akhiri aja post kali ini. Intinya, selalu ada hikmah yang bisa diambil dari setiap kegagalan yang kita alami. God knows the best. Percaya deh :)

Terakhir, gue yakin, ikan yang seharusnya jadi pianis tadi itu, punya jalan lain yang bisa memuaskan passionnya, secara tidak langsung.

Friday, July 20, 2012

Goody Daddy, Giggsy

With little ZachJ

Libby is cute!J

Happy familyJ

THEY'RE TOTALLY ADORRRRRRABLE

Monday, July 16, 2012

FutsalTSM goes to Sawarna☀

Hell-o guys. I just had 2 days spent at Sawarna, Banten. Yep, Sawarna is a beach with beautiful and awesome scenes. I went there with futsal guys and girls, and of course, going somewhere with them were always great! :)

Bermodalkan 2 mobil rental, geng *tsailah bahasa gue, geng* berangkat jam 7 pagi tanggal 14 Juli 2012. For your information aja, sebenernya rencana berangkat jam 5 pagi. Dan as you know budaya orang Indonesia, ngaret. Gue dan beberapa udah sampe kampus duluan jam 5an dan nunggu yang lain dateng.

Bismillah, geng berangkat.
Mobil pertama, luxio silver, bernomor polisi B 1231 TKP *apal cuy wkwkwk* atau yang memiliki panggilan sayang TKP, berisikan kak Qutub, kak Tino, kak Ade, Kak July, Kak Gunawan, dan kak Ujang.
Mobil kedua, xenia hitam, bernomor polisi berapa gue ga inget, inget belakangnya doang MQ, berisikan kak ceper, kak Ricko, kak pucha, kak Anggy, kak Albert, dan kak squid.
Gue di mobil ketiga. Sendirian. Ya nggak dong. Gue di mobil kedua. Oke skip.

Perjalanan rasanya lammmmmma banget. Gue bangun tidur bangun tidur belum sampe-sampe juga. Sempet berenti di beberapa tempat juga untuk sekedar pipis dan rehat sejenak. Sempet berenti juga di warung nasi di pinggir jalan gitu, sekitar jam 2, buat makan siang. Hm gue cuma makan nasi sama ampela sepotong, sepuluh rebu. Mahal :")
Lanjut jalan. Pertama ngeliat medannya yang mendaki, biasa aja. Wajar daerah begitu nanjak. Makin ke dalem, makin deket lokasi, tracknya makin oke punya, jalannya rusak berbatu gitu. Xenianya tiap lagi nanjak di-bismillah-in terus sama kak pucha, soalnya semacem ga kuat gitu deh *pukpuk xenia*
Singkat cerita, geng sampe di lokasi jam 4 sore...... 9 jam broh di jalan, 9 jam...... bayangin broh bayangin...... tapi yaudalah ya udah lewat juga.

Begitu sampe, putu-putu dulu. Pake timer gitu deh biar kedapetan foto semua.

Abis putu-putu, bikin tenda dan beberes yang lain. Abis itu basah-basahan deh alias main air. Horeee~
The girls.

Semacam "From Sawarna with love", versi kak Anggy & kak squid♥

Laskar Pelangi wannabe :")

Ini lucu! :3

Kenapa sih upload foto mulu Din? Ya nggakpapa dong, suka-suka guweh. Eloh ga suka? Gampang, tinggal eloh guweh end! HAHAHA-_- Ya biarin aja apa, anggep aja pamer dikit HAHAHA lagi.

Abis itu mandi, masak buat makan malem, dinner, api unggun-an, bakar-bakaran :) Beberapa ada yang langsung tidur. Gue sama kak Anggy yang tadinya udah masuk tenda, keluar lagi. Ga bisa tidur. Akhirnya main ke saung warung kopi gitu, dianterin kak Ricko, dan di sana ketemu kak Ujang, kak Albert, kak squid.
Main kartu deh di sanaaa. Terus abis itu, yang tadinya niat mau begadang sampe pagi, malah ujung-ujungnya sebelum jam 2 juga udah tidur. Sok-sokan sih hahaha.
Pas malem itu, yang bikin sedih sih langitnya gelap. No moon. No stars, even just one. Sedih :( Ga bisa unyu-unyuan di pinggir pantai yang bertabur bintang. Hm, emang mau unyu-unyuan sama siapa Din? Hm, gatau. Makin sedih :"(

Then, the dawn was coming. Beberapa dari geng jam 5an udah bangun. Jam 3an kak Gunawan, kak Qutub, kak Tino udah bangun malah. Btw, subuh-subuh di situ dingin banget cuyyyyyyyyy. Dingin banget ya bukan dingin aja. Padahal pas malem biasa aja berasanya.
Dan gue cuma bawa kain bali gitu, kedinginan, fix. Nyesel ga bawa jaket. Tapi ga nyesel juga sih, kalo bawa jaket entar tas tambah gede. Cara ngilangin dinginnya, masuk tenda. Anget :3
Kak Qutub sama kak Tino bikin api unggun lagi. Mayannnnnn tambah anget.

Terus satu-satu bangun lagi. Siap-siap masak lagi buat sarapan. Abis sarapan, beberapa jalan-jalan ke salah satu ujung Sawarna, yang belakangan gue ketahui namanya Tanjung Layar.
Di jalan menuju ke sana, berenti-berenti dulu di karang-karang, ngeliatin dan nyoba nangkep hewan-hewan yang keliatan, macam kepiting, lobster, ikan kecil, dll.
Gue ke Tanjung Layar bertiga sama kak Gunawan dan kak Ujang. Disusul kak Albert, kak Anggy, dan kak squid. Putu-putu lagi deh di sana. Pamer lagi gapapa ya :p


Sudah selesai dari sana, balik deh ke camp. Ada yang masak buat makan sebelum pulang dan buat makan di perjalanan, ada yang beberes tenda, ada yang foto-foto *teteup*, ada yang mandi.
Caw dari sana sekitar jam 12. Akhir cerita geng di sana entah lucu, entah miris. Masa dari tempat geng camp, sampe hampir ke jalan keluar desa Sawarna-nya, dikejar sama orang gila, cewek, telanjang bulet. Udah mana jalanannya pasir, mending kalo pasir pantainya, masih bersih pasirnya, nah pasir yang di jalanan luarnya, bikin celana dan kaki kotor debuan semua. Udah kepanasan karna siang bolong, capek ngos-ngosan dikejar orang gila. Kesian *pukpuk geng*

Well finally, perjalanan geng berakhir. Sampai di kampus sebelum jam 10 malem. Dan daku mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya buat kakak-kakak semua *fyi, ane satu-satunya angkatan 2011._.* yang sudah mengisi liburan, menemani menghabiskan waktu selama 2 hari ini. Biarpun capek, ya tetep punya cerita sendiri kan ya. Ton of thanks pokoknya :)

Oh iya, satu nih. Kalo banyak berita yang bilang Sawarna dan sekitarnya tuh serem, punya banyak cerita mistis, sering banyak yang meninggal tenggelem, sering minta tumbal, atau apalah, menurut gue nggak gitu sih.
Mungkin banyak kejadian-kejadian aneh karna penghuni *yang ghaib* di sana, ga suka sama beberapa tingkah beberapa pengunjung. Mungkin ya ini, mungkin.
Balik ke masing-masing orangnya. Sadar diri, ibaratnya itu bukan daerah kita, daerah 'orang'. Jaga sopan santun. Jangan buat macem-macem, apalagi mesum-_- Jaga kebersihan, buang sampah di tempatnya atau beresin sampah setiap abis ngapa-ngapain. Mungkin itu aja kok. Ya sama kayak di mana-mana, di tempat manapun yang kayak gue bilang tadi ibaratnya bukan daerah kita, ya berlakulah sewajarnya. Kalo tempat lo diusik dan ga dihargai, marah kan? Gitu aja sih.

Sekian dan terima kasih. Salam hangat dari pantai☀

Monday, May 28, 2012

Dear you {3}

Don't regret everything that had passed.
Don't say sorry for everything you didn't.
It was not your fault.
Wake up, no need to worry.
It's not the end of your life.